bahagia
Friday, August 31st, 2007Manusia bahagia bila ia bisa membuka mata.
Untuk menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti.Manusia bisa
bahagia bila ia mau membuka mata hati.Untuk menyadari, betapa ia
dicintai….
Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri.
Agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus.
Manusia tidak bahagia karena tidak mau membuka hati, berusaha meraih
yang tidak dapat diraih, memaksa untuk mendapatkan segala yang
diinginkan, tidak mau menerima dan mensyukuri yang ada,
Manusia buta, karena egois dan hanya memikirkan diri, tidak sadar bahwa
ia begitu dicintai, tidak sadar bahwa saat ini, apa yang ada adalah
baik,
selalu berusaha meraih lebih, dan tidak mau sadar karena serakah.
Ada teman yang begitu mencintai, namun tidak diindahkan, karena
memilih, menilai dan menghakimi sendiri. Memilih teman dan
mencari-cari, padahal di depan mata ada teman yang sejati.
Telah memiliki segala yang terbaik, namun serakah, ingin dirinya yang
paling diperhatikan, paling disayang, selalu menjadi pusat perhatian,
selalu dinomorsatukan. Padahal, semua manusia memiliki peranan, hebat
dan no.1 dalam satu hal, belum tentu dalam hal lain, dicintai oleh satu
orang belum tentu oleh orang lain.
Kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri, jikalau berharap dari
orang
lain, siaplah ditinggalkan, siaplah dikhianati.
Kita akan bahagia bila bisa menerima diri apa adanya, mencintai dan
menghargai diri sendiri, mau mencintai orang lain, dan mau menerima
orang
lain.
Percayalah kepada Tuhan, dan bersyukurlah kepadanya, bahwa kita selalu
diberikan yang terbaik sesuai usaha kita, tak perlu berkeras hati,
Ia akan memberi kita di saat yang tepat apa yang kita butuhkan,
meskipun
bukan hari ini, masih ada esok hari.
Berusaha dan bahagialah karena kita dicintai begitu banyak orang.